Sumbardaily.com - Kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di sejumlah sekolah di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) terus berkembang.
Hingga Rabu (2/9/2026), jumlah peserta didik dan tenaga pendidik yang terindikasi mengalami keracunan mencapai 334 orang.
Jumlah tersebut merupakan data sementara yang dihimpun dari sekolah tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Palupuh.
Sebelumnya, jumlah korban yang disebutkan Bupati Agam, Benni Warlis berada di angka 146 orang. Namun, pendataan terbaru menunjukkan jumlah tersebut meningkat menjadi 334 orang.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena korban tidak hanya berasal dari kalangan siswa, tetapi juga tenaga pendidik. Dari total sementara tersebut, sebanyak 273 merupakan anak SD dan 19 orang guru SD.
Sementara pada jenjang SMP terdapat 40 siswa dan dua guru yang turut terindikasi mengalami keracunan. Dengan demikian, keseluruhan data sementara mencatat 334 orang mengalami gejala yang mengarah pada keracunan makanan.
"Gejala yang dilaporkan dialami para korban antara lain sakit perut, mual, hingga muntah. Kondisi tersebut muncul pada peserta didik dan tenaga pendidik di beberapa sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Palupuh," kata Benni kepada awak media.