Inflasi Sumbar Agustus 2026 Capai 3,76 Persen, Daging Ayam dan Cabai Rawit Jadi Pemicu

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 2 September 2026 | 17:04 WIB
Ilustrasi Cabai (Foto: Kominfo Padang Panjang)
Ilustrasi Cabai (Foto: Kominfo Padang Panjang)


Sumbardaily.com - Inflasi Sumatera Barat pada Agustus 2026 mencapai 3,76 persen secara tahunan. Kenaikan harga tersebut turut dipengaruhi kelompok makanan, minuman dan tembakau yang menjadi penyumbang utama inflasi bulanan.





Berdasarkan rilis BPS Sumbar yang dikutip pada Rabu (2/9/2026), perkembangan harga konsumen di Sumatera Barat pada Agustus 2026 mencatat inflasi 0,18 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Secara tahun kalender, inflasi tercatat 1,23 persen.





Kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi perhatian karena memberikan kontribusi terbesar terhadap inflasi bulanan. Kelompok tersebut mengalami inflasi sebesar 0,33 persen dengan daging ayam ras dan cabai rawit menjadi komoditas utama yang memberikan dorongan.





Kondisi inflasi bulanan juga terjadi di seluruh wilayah yang menjadi cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatera Barat. Empat wilayah tersebut yakni Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Padang dan Kota Bukittinggi sama-sama mencatat inflasi pada Agustus 2026.





Kabupaten Pasaman Barat mencatat inflasi bulanan paling tinggi, yakni 0,46 persen. Sementara itu, Kota Padang berada di posisi terendah dengan inflasi sebesar 0,10 persen.





Di dua wilayah lainnya, Kota Bukittinggi mencatat inflasi 0,20 persen. Sedangkan Kabupaten Dharmasraya mengalami inflasi sebesar 0,11 persen.





Secara tahunan, tekanan harga juga terjadi di seluruh kelompok pengeluaran. Kelompok makanan, minuman dan tembakau kembali menjadi penyumbang terbesar terhadap inflasi umum dengan andil mencapai 1,44 persen.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X