Proses tersebut baru selesai setelah tim bersama korban tiba di posko pada pukul 18.00 WIB. Dari posko, jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans untuk proses lebih lanjut.
Dalam operasi evakuasi mayat tersebut, sejumlah unsur dikerahkan. Kantor SAR Padang menurunkan enam personel, sementara TNI mengerahkan satu orang, Polri 20 orang, BPBD Kota Padang delapan orang, PMI lima orang, serta Ambulans Rumah Zakat satu orang.
Selain unsur petugas, sekitar 40 masyarakat juga ikut terlibat dalam proses penanganan di lapangan.
Untuk menunjang pelaksanaan evakuasi, tim menggunakan sejumlah peralatan, antara lain rescue car, peralatan mountenering, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta peralatan SAR lainnya.
Dengan teridentifikasinya korban sebagai Ifrira Yulisma, informasi mengenai sosok jenazah yang sebelumnya ditemukan tanpa identitas di Sungai Bangek kini telah mendapatkan kepastian.
Jenazah juga telah diserahkan kepada keluarga setelah proses identifikasi di RS Bhayangkara Padang selesai dilakukan. (*)