Selain kembali mendapatkan tempat tinggal, masyarakat terdampak juga diharapkan memiliki kemampuan untuk menghadapi kondisi setelah bencana. Pemulihan tersebut mencakup aspek mental dan ekonomi sehingga warga dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.
“Sehingga mereka juga menjadi masyarakat yang lebih tangguh, baik itu dari sisi mental maupun juga dari sisi ekonomi,” pungkas Lisda.
Dengan masih adanya warga di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Agam yang tinggal di huntara, percepatan pembangunan huntap menjadi salah satu bagian yang didorong dalam proses pemulihan pascabencana di Sumatera Barat. (*)