"Mohon bimbingan dari para senior dan masukan dari seluruh anggota. Mari kita menjaga marwah profesi dan menyatukan langkah. IDI harus turun ke lapangan dan menjadi garda terdepan dalam kesehatan," ujar Heru.
Selain pelayanan kesehatan, Heru menyoroti persoalan informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Banyaknya informasi yang belum tentu benar membuat dokter dinilai memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
IDI, menurut Heru, perlu hadir untuk menjelaskan berbagai persoalan kesehatan berdasarkan ilmu kedokteran. Dengan begitu, masyarakat diharapkan tidak mudah mengikuti informasi yang bersumber dari mitos maupun hoaks kesehatan.
Pengurus baru IDI Pasaman Barat juga berkomitmen memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan masyarakat, merata hingga berbagai wilayah, dan memiliki mutu yang baik.
"Ke depan, Pemkab Pasaman Barat bersama pengurus baru IDI sepakat memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, merata, dan bermutu," ujar Heru. (*)