Upaya tim akhirnya menemukan titik keberadaan Zahra. Pada pukul 11.48 WIB, korban ditemukan dalam kondisi MD pada koordinat 0°33'23.620"S - 100°5'43.8"E.
"Lokasi penemuan tersebut berjarak sekitar 400 meter dari lokasi kejadian awal. Zahra ditemukan melalui metode penyisiran yang dilakukan tim SAR gabungan. Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Sungai Limau untuk proses selanjutnya," kata Malik.
Penemuan Zahra sekaligus mengakhiri pencarian terhadap satu-satunya korban yang sebelumnya masih dinyatakan hilang dalam insiden tersebut. Peristiwa ini bermula pada Kamis (27/8/2026) siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Saat itu, tiga anak, yakni Nesa, Fikri dan Zahra, sedang mandi-mandi bersama teman-temannya di Sungai Batang Nareh. Ketiganya kemudian terseret arus dan tenggelam.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan. Dalam pertolongan awal, satu anak berhasil diselamatkan, sementara Fikri ditemukan meninggal dunia.
"Zahra kemudian menjadi korban yang masih dicari hingga akhirnya ditemukan pada Jumat siang dalam kondisi meninggal dunia," imbuhnya. (*)