Patroli yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi salah satu cara untuk memastikan personel tetap hadir ketika masyarakat membutuhkan.
“Patroli ini kami laksanakan secara berkesinambungan selama 24 jam. Personel dibagi dalam tiga regu dengan rayon masing-masing, sehingga kehadiran polisi dapat dirasakan masyarakat dan setiap potensi gangguan kamtibmas dapat segera diantisipasi,” katanya, Kamis (27/8/2026) siang.
Dengan sistem tersebut, Tim Patroli Presisi tidak hanya berfungsi sebagai unsur pemantauan keamanan. Personel juga diarahkan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ditemui selama pelaksanaan tugas.
Kehadiran petugas di lapangan diharapkan sekaligus menjadi bagian dari langkah pencegahan terhadap tindak kriminalitas.
Selain itu, tim memiliki peran dalam merespons laporan dan kejadian yang memerlukan penanganan kepolisian.
Kecepatan merespons menjadi salah satu aspek yang ditekankan melalui pola patroli 24 jam tersebut, sehingga potensi gangguan keamanan dapat segera ditindaklanjuti.
Pembagian tiga regu berdasarkan rayon juga membuat pelaksanaan patroli dapat berlangsung secara berkesinambungan.
"Saat masyarakat menjalankan aktivitas pada waktu berbeda, termasuk ketika sebagian wilayah mulai sepi, personel tetap memiliki tugas pengawasan sesuai rayon yang telah ditentukan," imbuhnya. (*)