Sumbardaily.com - Aktivitas pertanian kembali berjalan di lahan yang sebelumnya terdampak bencana di Kabupaten Agam. Petani di Jorong Muaro Kandang, Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, kembali memanen padi setelah proses pemulihan lahan dilakukan.
Panen padi perdana pascabencana itu berlangsung di lahan Kelompok Tani Muaro Kandang Sakato pada Senin (24/8/2026). Dari total 39 hektar lahan sawah di Salareh Aia Barat yang akan dipanen, 13 hektar di antaranya memasuki tahap panen pertama setelah bencana.
Informasi tersebut disampaikan melalui keterangan resmi Pemkab Agam yang dikutip Rabu (26/8/2026). Lahan yang dipanen berada di Jorong Muaro Kandang dan dikelola satu kelompok tani yang beranggotakan 16 orang.
Hasil uji produktivitas pada lahan sawah yang siap dipanen menunjukkan hasil 5,28 ton per hektar. Angka itu berada di atas rata-rata produktivitas sebelumnya yang berada di kisaran 4 ton per hektar.
Pengujian produktivitas dilakukan pada lahan seluas 3 hektar. Dalam pengukuran melalui metode ubinan, hasil yang diperoleh pada ubinan pertama mencapai 3 kilogram. Sementara hasil pada ubinan kedua tercatat 3,25 kilogram.
Pemkab Agam menyebut panen tersebut menjadi bagian dari proses pemulihan pertanian setelah bencana. Lahan yang sebelumnya terdampak kembali dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan padi.
“Panen ini menjadi bagian dari proses pemulihan sekaligus menunjukkan bahwa lahan pascabencana kembali produktif dan petani terus bangkit,” demikian keterangan resmi Pemkab Agam yang dikutip Rabu (26/8/2026).