Padang Kirim lagi Rendang untuk Korban Gempa Bumi NTT, Ada Target Bantuan Lim Ton

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:29 WIB
Wali Kota Padang, Fadly Amran melepas bantuan rendang untuk korban gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (22/8/2026) siang. Bantuan tersebut selanjutnya diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI AU menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Dok. Diskominfo)
Wali Kota Padang, Fadly Amran melepas bantuan rendang untuk korban gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (22/8/2026) siang. Bantuan tersebut selanjutnya diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI AU menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Dok. Diskominfo)



Menurut Fadly, pengiriman kali ini bukan merupakan bantuan pertama. Sebelumnya, rendang telah dikirim pada 17 Agustus 2026 lalu.





Bantuan kembali diberangkatkan pada Sabtu (22/8/2026) sebagai bentuk kepedulian masyarakat Sumbar terhadap masyarakat NTT yang sedang menghadapi musibah.





Fadly juga menyebut dukungan berbagai pihak dalam proses pengiriman bantuan tersebut. Ia berharap solidaritas yang telah dibangun dapat terus berlanjut hingga kebutuhan bantuan yang ditargetkan dapat terpenuhi.





“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kota Padang, Lanud Sutan Sjahrir, serta seluruh pihak yang telah ikut membantu. Kami mendapat informasi, setelah ini akan dikirim lagi sebanyak 500 kilogram rendang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dapat mencapai target lima ton sebagaimana yang telah ditetapkan," katanya.





Sementara itu, Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar mengungkapkan bahwa Gebu Minang bersama LKAAM Sumbar telah mengumpulkan sebanyak 3,6 ton bantuan.





Jumlah tersebut menjadi bagian dari gerakan pengumpulan bantuan untuk masyarakat NTT yang terdampak gempa.





Fauzi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut berkontribusi dalam proses pengumpulan bantuan tersebut. Ia menilai dukungan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak bencana.





Rendang dipilih sebagai bentuk bantuan bukan tanpa alasan. Makanan khas Minangkabau tersebut dinilai memiliki karakteristik yang sesuai untuk kebutuhan dalam situasi bencana, terutama karena dapat langsung dikonsumsi dan tidak membutuhkan proses pengolahan yang rumit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X