“Tanpa disiplin, mustahil apa yang kita inginkan dapat menjadi sesuatu yang membanggakan. Karena itu, ikuti arahan pelatih dan tetap jaga semangat dalam setiap pertandingan,” katanya.
Selain mengejar hasil dalam Liga Soeratin 2026, Yulianto berharap pembinaan sepak bola Pasaman Barat dapat menghasilkan pemain yang mampu melangkah lebih jauh. Para pemain diharapkan tidak berhenti mengejar prestasi pada level kabupaten atau provinsi.
Menurutnya, kemampuan pemain harus terus ditingkatkan sehingga memiliki kesempatan untuk bersaing pada tingkat nasional. Bahkan, pembinaan yang konsisten diharapkan dapat membuka peluang bagi pemain asal Pasaman Barat untuk membawa nama Indonesia di kompetisi internasional.
“Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan dan mental. Jangan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga bangun karakter dan pengalaman sebagai atlet,” pesan Yulianto.
Dukungan terhadap PS Pasbar juga disampaikan Ketua PSSI Pasaman Barat Erianto. Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada PS Pasbar untuk mengikuti Liga Soeratin 2026.
Bagi Erianto, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan pemain muda menuju kompetisi dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov.
Ia berharap pemain mampu membalas kepercayaan yang diberikan dengan menunjukkan penampilan terbaik selama kompetisi. Selain mengejar hasil, pengalaman yang diperoleh dari Liga Soeratin diharapkan dapat menjadi modal dalam perkembangan karier para atlet muda Pasaman Barat.
“Kita harus memberikan perhatian kepada atlet agar mereka berkembang. Apalagi kita juga akan menghadapi Porprov dan tentunya kita punya target,” ujar Erianto.