Potensi Cuaca Ekstrem hingga Tiga Hari ke Depan, BPBD Padang Ingatkan Ancaman Longsor dan Banjir

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:26 WIB
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton. (Dok. Pusdalops PB)
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton. (Dok. Pusdalops PB)



Potensi gelombang tinggi tersebut tidak hanya menjadi perhatian bagi nelayan. Berdasarkan data BMKG Maritim Teluk Bayur dan Stasiun Klimatologi Sumatera Barat, gelombang di sejumlah wilayah perairan berpotensi mencapai 2,5 meter.





Wilayah yang masuk dalam perhatian meliputi Perairan Padang, Padang Pariaman, hingga Siberut dan Pesisir Selatan. Pada periode tersebut, kecepatan angin diperkirakan berada pada kisaran 4 hingga 16 knots dengan arah angin dari Tenggara atau Timur.





Kondisi laut juga dipengaruhi oleh pola pasang surut. Pasang air laut diprediksi berlangsung pada pukul 21.00-03.00 WIB, sedangkan periode surut diperkirakan terjadi pada pukul 15.00-18.00 WIB.





Di daratan, ancaman yang dihadapi masyarakat juga tidak kalah serius. Kota Padang saat ini berada dalam kategori wilayah dengan intensitas curah hujan tinggi, yakni lebih dari 150 milimeter per dasarian. Tingginya curah hujan tersebut dapat meningkatkan potensi terjadinya bencana susulan di sejumlah kawasan.





BPBD mengingatkan potensi bencana yang dapat muncul akibat kondisi tersebut, mulai dari tanah longsor, pohon tumbang, hingga banjir, khususnya di kawasan yang berada di sekitar bantaran sungai.





Karena itu, kewaspadaan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang beraktivitas di laut. Warga yang tinggal di kawasan pesisir, bantaran sungai, serta daerah yang memiliki kerawanan terhadap longsor diminta terus memantau kondisi lingkungan dan bersiap menghadapi perubahan cuaca.





Hendri kembali mengingatkan masyarakat yang berada di kawasan tersebut agar tidak mengabaikan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini.





"Kemudian kepada warga Kota Padang yang berada di pinggir pantai dan pinggir sungai, agar tetap siaga dan waspada dengan cuaca ekstrem anomali yang terjadi pada saat sekarang ini. Kemudian juga karena disertai angin kencang, agar berhati-hati juga akan potensi bahaya seperti tanah longsor, pohon tumbang yang terjadi di beberapa tempat," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X