Sumbardaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya melalui Dinas Pertanian mendorong digitalisasi sektor peternakan dengan menghadirkan Sidik Ternak atau Sistem Informasi Digital Terintegrasi Peternakan. Inovasi tersebut dirancang untuk mengubah pengelolaan data peternakan yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi sistem digital yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Lasmiyati, mengatakan Sidik Ternak menjadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan dalam proses pembaruan data peternakan. Dengan sistem tersebut, informasi terkait kondisi ternak maupun pelayanan kesehatan hewan dapat diperbarui sesuai kondisi terbaru di lapangan.
“Melalui Sidik Ternak, data peternakan dapat diperbarui secara lebih cepat dan akurat, sehingga informasi mengenai kondisi ternak dan pelayanan kesehatan hewan dapat tersedia secara terkini,” ujar Lasmiyati, Kamis (20/8/2026).
Data Ternak Terhubung dengan QR Code
Salah satu bagian menarik dari inovasi yang digagas oleh Pengawas Bibit Ternak Ahli Pertama, Anggritia Voreza, tersebut adalah penggunaan teknologi QR Code. Kode tersebut ditempelkan pada kandang ternak sehingga dapat menjadi pintu masuk untuk mengakses informasi terkait ternak yang berada di dalamnya.
Ketika QR Code dipindai, sistem akan menampilkan informasi terbaru mengenai kondisi ternak sekaligus catatan penanganan yang pernah diberikan. Riwayat tersebut mencakup berbagai pelayanan, mulai dari inseminasi buatan, pengobatan hingga vaksinasi.
Dengan mekanisme itu, informasi yang sebelumnya perlu dikelola secara manual dapat dihimpun dalam satu sistem digital. Pembaruan data pun dapat dilakukan secara langsung ketika pelayanan diberikan kepada ternak.
Anggritia menjelaskan, Sidik Ternak memungkinkan petugas yang berada di lapangan melakukan input data berdasarkan waktu pelayanan. Petugas tersebut meliputi paramedik veteriner, medik veteriner, maupun inseminator.