Jengkol Sumbar Tembus Pasar Jepang, Ekspornya Capai Ribuan Kilogram Sejak 2024

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:11 WIB
Ilustrasi Jengkol (Foto: Pixabay)
Ilustrasi Jengkol (Foto: Pixabay)


Sumbardaily.com – Jengkol dari Sumatera Barat (Sumbar) ternyata telah memiliki pijakan di pasar internasional. Komoditas yang selama ini identik dengan masakan khas Indonesia tersebut tercatat sudah dikirim ke Jepang, meski volume ekspornya masih relatif terbatas.





Peluang masuknya jengkol Sumbar ke pasar Jepang dinilai menjadi sinyal positif bagi pelaku usaha, khususnya UMKM. Sebab, Jepang dikenal sebagai salah satu negara tujuan ekspor yang memiliki persyaratan khusus terhadap komoditas yang masuk ke wilayahnya.





Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumbar, RM Ende Dezeanto, mengatakan capaian tersebut perlu dilihat sebagai peluang yang dapat dikembangkan lebih jauh. Menurutnya, keberhasilan mengirim jengkol ke pasar global menunjukkan komoditas dari perkebunan rakyat Sumbar memiliki potensi untuk diperluas pemasarannya.





"Skalanya memang masih kecil, tetapi ini perlu dibanggakan karena sudah bisa masuk ke pasar global, termasuk Jepang yang memiliki persyaratan khusus," ujar Ende dalam Webseries Go Ekspor Barantin #6 bertajuk Jengkol Sumbar dari Perkebunan Rakyat Menuju Pasar Global, Rabu (19/8/2026).





Ekspor Jengkol Sumbar Tercatat Sejak 2024





Data Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumbar menunjukkan aktivitas ekspor jengkol telah tercatat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, sebanyak 25 sertifikat ekspor jengkol diterbitkan dengan total volume pengiriman mencapai 4.045,92 kilogram.





Nilai komoditas jengkol yang diekspor pada tahun tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp323,67 juta. Angka itu menunjukkan jengkol tidak hanya menjadi komoditas konsumsi domestik, tetapi juga mulai memiliki nilai ekonomi di pasar luar negeri.





Pada 2025, jumlah sertifikat ekspor yang diterbitkan tercatat sebanyak sembilan sertifikat. Total volume jengkol yang dikirim mencapai 3.534 kilogram dengan nilai komoditas sekitar Rp282,72 juta.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X