Kepala SMAN 2 Padang Panjang, Yurnilis, turut memberikan apresiasi terhadap konsistensi Sispala Boostra yang mampu menjaga tradisi tersebut selama satu dekade.
Menurut Yurnilis, keberlanjutan kegiatan hingga tahun ke-10 menunjukkan adanya komitmen siswa dalam mempertahankan tradisi positif di lingkungan sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi konsistensi Sispala Boostra yang telah sepuluh kali mengibarkan bendera raksasa di Bukit Tui. Semoga tradisi positif ini terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” ungkapnya.
10 Tahun Merah Putih Raksasa di Bukit Tui
Bagi Sispala Boostra, membawa Merah Putih raksasa ke Puncak Bukit Tui tidak sekadar menjadi kegiatan tahunan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan. Tradisi tersebut telah berkembang menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar mengenai berbagai nilai yang berkaitan dengan kehidupan.
Perjalanan tersebut mengajarkan arti perjuangan, membangun solidaritas antarsiswa, melatih kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian yang melekat dalam proses setiap kali para anggota membawa bendera menuju puncak.
Momentum tahun ke-10 juga menjadi penanda perjalanan panjang Sispala Boostra SMAN 2 Padang Panjang dalam mempertahankan tradisi tersebut. Dari tahun ke tahun, para siswa kembali menjalani tantangan yang sama untuk membawa Bendera Merah Putih berukuran 18 x 12 meter menuju Puncak Bukit Tui.
Pengibaran pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat dilakukan melalui kegiatan yang menggabungkan nasionalisme, kepedulian lingkungan, pendidikan karakter, dan kerja sama.