Festival Kota Tua 2026 Hadirkan Barongsai Tujuh Negara, Angkat Filosofi Urang Padang Jalan Barampek

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:34 WIB
Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama sejumlah pejabat dan tamu undangan menghadiri pembukaan Festival Kota Tua Padang 2026 di GOR HTT Padang, Sabtu (15/8/2026) malam. Festival berlangsung tanggal 15 hingga 23 Agustus 2026 dengan rangkaian kegiatan budaya, barongsai internasional, olahraga, kuliner, UMKM dan donor darah. (Dok. Diskominfo)
Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama sejumlah pejabat dan tamu undangan menghadiri pembukaan Festival Kota Tua Padang 2026 di GOR HTT Padang, Sabtu (15/8/2026) malam. Festival berlangsung tanggal 15 hingga 23 Agustus 2026 dengan rangkaian kegiatan budaya, barongsai internasional, olahraga, kuliner, UMKM dan donor darah. (Dok. Diskominfo)


Sumbardaily.com - Festival Kota Tua Padang 2026 tidak sekadar menjadi panggung pertunjukan budaya. Di tengah kawasan bersejarah yang sejak dahulu menjadi ruang pertemuan berbagai kelompok masyarakat, festival tersebut membawa pesan tentang keberagaman multi etnis sekaligus membuka peluang baru untuk memperkenalkan Kota Padang ke panggung internasional.





Festival Kota Tua Padang 2026 resmi dibuka di GOR HTT Padang, Sabtu (15/8/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 itu diselenggarakan Himpunan Tjinta Teman (HTT) Pusat Padang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Sumatera Barat (Dispar Sumbar).





Wali Kota Padang, Fadly Amran mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai dapat menjadi etalase keberagaman budaya sekaligus menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata.





Menurutnya, kekayaan seni, budaya, tradisi dan kuliner merupakan modal penting untuk memperkuat posisi Padang sebagai kota gastronomi dunia.





“Tanpa seni, budaya, dan tradisi, Kota Padang akan kehilangan rasa dan identitas. Karena itu, Festival Kota Tua tepat digelar untuk mendukung Padang menuju kota gastronomi dunia," katanya.





Fadly mengatakan, konsep tersebut sejalan dengan pengembangan Taste of Padang Experience yang tengah dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Padang.





Ia menilai seni, budaya dan tradisi tidak hanya berkaitan dengan pelestarian identitas, tetapi juga dapat menjadi kekuatan untuk membentuk karakter kota sekaligus menarik wisatawan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X