15 Tahun Jaga Pesisir, Laskar Peduli Lingkungan Ampiang Parak Pessel Raih Peringkat I Wana Lestari Kemenhut

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 17 Agustus 2026 | 15:05 WIB
Desa Wisata Ampiang Parak di Kecamata Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. (Foto: FB Pesisir Selatan)
Desa Wisata Ampiang Parak di Kecamata Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. (Foto: FB Pesisir Selatan)


Sumbardaily.com - Upaya menjaga lingkungan yang dilakukan selama 15 tahun oleh Laskar Peduli Lingkungan Ampiang Parak akhirnya mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kelompok dari Nagari Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, itu berhasil meraih Peringkat I Wana Lestari dari Kementerian Kehutanan.





Penghargaan tersebut menjadi catatan penting bagi Laskar Peduli Lingkungan Ampiang Parak yang selama bertahun-tahun menjalankan gerakan pelestarian kawasan pesisir. Kelompok yang dipimpin Haridman itu tidak hanya melakukan penghijauan, tetapi juga menjaga habitat penyu serta mengajak masyarakat ikut melindungi lingkungan.





Haridman selaku ketua kelompok bahkan diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan tersebut. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Kantor Kementerian Kehutanan.





Wana Lestari merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada individu maupun kelompok yang dinilai memiliki dedikasi dan kepedulian terhadap upaya menjaga serta melestarikan lingkungan dan sumber daya alam.





Bagi Haridman dan anggota kelompoknya, penghargaan itu bukan hasil dari kegiatan yang dilakukan dalam waktu singkat. Pengakuan tersebut menjadi buah dari proses panjang yang telah mereka jalankan selama sekitar 15 tahun di kawasan pesisir Ampiang Parak.





Pada awal gerakan tersebut dilakukan, kondisi kawasan pantai Ampiang Parak masih gersang. Situasi itu mendorong Haridman bersama pemuda dan masyarakat setempat melakukan berbagai langkah rehabilitasi kawasan. Penghijauan menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi lingkungan pesisir.





Mangrove kemudian menjadi bagian penting dari kegiatan pelestarian yang dilakukan kelompok tersebut. Penanaman mangrove dilakukan untuk membantu menjaga kawasan pesisir sekaligus mempertahankan ekosistem yang menjadi tempat hidup berbagai jenis satwa.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X