Pencarian dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan menyisir kawasan sekitar lokasi kejadian. Area pencarian diperluas hingga sekitar 2 nautical mile menggunakan perahu karet dan sejumlah peralatan SAR air.
Sekitar pukul 08.15 WIB, tim SAR gabungan menemukan Zahir sekitar 150 meter dari titik awal lokasi kejadian. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Tim SAR gabungan menemukan korban sekitar 150 meter dari lokasi kejadian. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan kemudian dibawa ke rumah duka," ujar Abdul Malik.
Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, seluruh unsur yang terlibat mengikuti debriefing sekitar pukul 09.05 WIB. Operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup.
Abdul Malik mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika anak-anak beraktivitas di sekitar sungai. Perubahan arus dan debit air dapat terjadi dengan cepat, terutama ketika hujan turun.
"Orang tua juga diimbau tidak membiarkan anak-anak mandi atau bermain di sungai tanpa pengawasan orang dewasa. Kemampuan berenang yang terbatas juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan ketika menghadapi arus sungai yang deras," imbuhnya.
Dalam penanganan kedua kejadian tersebut, berbagai unsur terlibat dalam operasi SAR, mulai dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, BPBD, TNI, Polri, Damkar, Satpol PP, pemerintah kecamatan dan kelurahan, relawan, masyarakat hingga nelayan. (*)