Sumbardaily.com - Laporan polisi terkait dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama eks Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Plt Kabid Dokkes) Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar), AKBP dr Faisal mendapat bantahan keras dari pihak kuasa hukum.
Pengacara AKBP dr Faisal, Suharizal menilai tuduhan tersebut bukan hanya menyangkut persoalan hukum, tetapi juga berpotensi menghancurkan reputasi, karier kepolisian, hingga kehidupan rumah tangga kliennya.
Ia mengatakan AKBP dr Faisal membantah seluruh isi laporan yang dialamatkan kepadanya. Pihaknya juga menilai tuduhan tersebut sebagai bentuk fitnah serta dugaan upaya pembunuhan karakter yang dilakukan secara terencana.
“Atas laporan polisi ini, AKBP Faisal membantah semua isi laporan dan menilai ini sebagai sebuah fitnah, pembunuhan karakter diri dan karier kepolisian serta kehidupan rumah tangga yang telah dilakukan secara terencana, terstruktur dan terukur,” katanya kepada awak media, Kamis (13/8/2026).
Menurut Suharizal, munculnya laporan tersebut perlu dilihat secara menyeluruh. Ia menyebut pihaknya menemukan adanya persoalan lain yang menurutnya patut ditelusuri, khususnya terkait hubungan rumah tangga antara Zico Viki Doara, suami Brigadir Lisa Wiliyandra Sari, dengan sang Polisi Wanita (Polwan) tersebut.
“Patut diduga ada persoalan rumah tangga antara Zico Viki Doara dengan Polwan Brigadir Lisa Wiliyandra Sari, di mana persoalan rumah tangga dimaksud dapat berupa rencana perceraian,” katanya.
Dari dugaan tersebut, pria yang akrab disapa Ai itu menilai AKBP dr Faisal berpotensi ditempatkan sebagai pihak yang dipersalahkan dalam persoalan rumah tangga tersebut. Ia bahkan menyebut kliennya diduga dijadikan sebagai “kambing hitam”.