"Di tengah munculnya kabut asap tersebut, kondisi cuaca masih memiliki peluang mengalami hujan. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan masih berpotensi turun pada Kamis sore hingga malam hari," ujarnya.
Potensi hujan tersebut diharapkan dapat membantu membersihkan sebagian partikel yang berada di udara. Jika hujan turun, kondisi kabut maupun kualitas udara diharapkan dapat berangsur membaik.
BMKG juga memperkirakan kondisi cuaca pada Jumat (14/8/2026) akan kembali lebih baik. Meski demikian, masyarakat tetap diingatkan untuk mengikuti perkembangan informasi mengenai cuaca dan kualitas udara melalui sumber resmi.
Kondisi kabut asap juga perlu menjadi perhatian bagi warga yang tetap harus melakukan aktivitas di luar rumah.
"Masyarakat diimbau berhati-hati selama kabut masih terlihat, terutama mereka yang menghabiskan waktu cukup lama di ruang terbuka," ucap Sugeng.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan ialah menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Penggunaan masker diharapkan dapat membantu mengurangi paparan partikel yang terdapat di udara.
Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada pengendara sepeda motor. Selain menggunakan masker, pengendara disarankan mengenakan alat pelindung mata ketika melintas di tengah kondisi kabut asap. Pelindung mata dapat membantu mengurangi paparan langsung asap dan partikel yang berada di udara.
Imbauan tersebut terutama penting bagi warga yang harus melakukan perjalanan atau bekerja di luar ruangan dalam durasi cukup panjang.