Bukan Cuma Penghijauan, 80 Bambu Ditanam di Bantaran Sungai Pasanggiang untuk Cegah Galodo Pasaman Barat

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:09 WIB
Kegiatan penanaman bambu dan tanaman produktif digelar Rabu (12/8/2026) untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol ke-1. (Foto: Pemkab Pasbar)
Kegiatan penanaman bambu dan tanaman produktif digelar Rabu (12/8/2026) untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol ke-1. (Foto: Pemkab Pasbar)



"Upaya menjaga alam ini bukan hanya tugas TNI, Polri, maupun Pemda, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat. Saya minta tanaman yang sudah ada dirawat bersama-sama," tegasnya.





Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pasaman Barat yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Yosmar Difia, Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya, Tuanku Bosa XV Jhonny ZA, Kabag Protokol dan Pelayanan Pimpinan Sofyan, Kabid IKP Diskominfo Yudhinal Reviola, Camat Talamau Nur Fauziah Zein, serta unsur Forkopimca.





Kepala Badan Kesbangpol Pasaman Barat Yosmar Difia yang mewakili Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyambut baik langkah Kodim 0305/Pasaman tersebut. Menurut dia, penanganan dampak bencana tidak hanya membutuhkan pembangunan kembali fasilitas fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan pemulihan lingkungan.





"Inisiatif Pak Dandim dan jajaran merupakan langkah strategis. Akar bambu sangat teruji dalam menjaga kestabilan tanah di tepi sungai. Pemkab Pasaman Barat menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan berkomitmen terus memperkuat sinergi ini dalam membangun Pasaman Barat yang tangguh bencana," ujar Yosmar.





Sementara itu, Camat Talamau Nur Fauziah Zein menyampaikan bahwa langkah mitigasi dan pemulihan di wilayah Talamau terus dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak.





Sebelumnya, pihak kecamatan bersama Kementerian Kehutanan telah menyalurkan sekaligus menanam 15.000 bibit tanaman produktif di wilayah tersebut. Program itu melibatkan sejumlah kelompok masyarakat.





Kelompok tani, kelompok pengajian, hingga siswa sekolah dasar turut dilibatkan dalam kegiatan penanaman. Pelibatan masyarakat sejak berbagai kelompok tersebut diharapkan dapat membangun kepedulian terhadap lingkungan, termasuk menanamkan kecintaan terhadap alam kepada anak-anak sejak usia dini.





Penanaman tanaman produktif juga diarahkan tidak hanya untuk kepentingan lingkungan. Program tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan perekonomian masyarakat pada masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X