Ia menjelaskan pimpinan kontingen memiliki tanggung jawab dalam aspek manajerial. Sementara itu, pembina pendamping memegang tanggung jawab langsung terkait keselamatan, kebutuhan, pendampingan, hingga kelancaran mobilisasi peserta.
Menurutnya, kedisiplinan dan fokus pembina pendamping menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peserta mengikuti seluruh kegiatan. Pendampingan yang optimal juga diharapkan membuat peserta dapat memperoleh pengalaman secara maksimal selama berada di Jamnas XII.
Ahmad Romi berharap 60 anggota kontingen dari Pasaman Barat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Selain menjalankan agenda kepramukaan, peserta juga diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas pertemanan dan memperoleh pengalaman baru.
"Harapan kita, kontingen mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, menambah teman, serta mendapatkan pengalaman berharga sebagai bekal bagi adik-adik Pramuka untuk meraih cita-cita di masa mendatang," ucapnya.
Pelepasan kontingen tersebut turut dihadiri Bendahara Kwarcab Srianto, Wakil Ketua Bina Muda Paiman, Wakil Ketua Organisasi dan Hukum (Orgakum) Samsul Bahri, jajaran andalan Kwarcab, para pembina, serta para ketua majelis pembimbing gugus depan (Ka Mabigus).
Dengan komposisi 48 peserta didik, 10 pembina pendamping, dan dua pimpinan kontingen, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka 0317 Pasaman Barat mengirim total 60 anggota untuk mengikuti Jamnas XII di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, pada 13-20 Agustus 2026. (*)