Selain memiliki sejarah panjang sebagai kawasan yang berhubungan dengan aktivitas pelabuhan, Padang juga dinilai mempunyai potensi maritim yang besar.
"Kepada warga maupun tamu yang datang ke Kota Padang, silakan kunjungi KRI Teluk Kendari, saksikan kemegahannya, sekaligus menambah wawasan kemaritiman. Ini momen emas yang patut kami manfaatkan," katanya.
Fadly juga memberikan apresiasi kepada TNI AL, terutama Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang, yang menghadirkan KRI Teluk Kendari-518 dalam rangkaian HJK Padang.
Menurutnya, kehadiran kapal tersebut selaras dengan tema HJK Padang ke-357, yakni "Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City".
Tema tersebut, katanya, tidak semata-mata berbicara mengenai kuliner dan cita rasa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas Padang sebagai kota pelabuhan yang terbuka terhadap dunia.
"Berbicara Taste of Padang bukan hanya tentang rasa di lidah, tetapi juga rasa yang hadir di hati. Rasa itu ingin kami bagikan kepada dunia," ucapnya.
Di sisi lain, keberadaan KRI Teluk Kendari-518 memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui fungsi kapal perang yang selama ini mungkin hanya dapat dilihat dari luar.
Kapal tersebut merupakan jenis Landing Ship Tank (LST) yang memiliki kemampuan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasi.