Padang Panjang Dipercaya Kemenekraf Gelar Workshop Fashion, Produk Lokal Dibidik Lebih Kompetitif

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 7 Agustus 2026 | 15:01 WIB
Tim Direktorat Fashion Kemenekraf yang dipimpin Maudy melakukan survei lapangan dan audiensi bersama Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, di Hotel Rang Kayo Basa, Kamis (6/8/2026). (Foto: Pemko Padang Panjang)
Tim Direktorat Fashion Kemenekraf yang dipimpin Maudy melakukan survei lapangan dan audiensi bersama Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, di Hotel Rang Kayo Basa, Kamis (6/8/2026). (Foto: Pemko Padang Panjang)



Menurut Maria, subsektor fashion memiliki peluang yang besar untuk terus dikembangkan di Kota Padang Panjang. Potensi tersebut dinilai semakin kuat apabila dipadukan dengan kekayaan budaya daerah dan kreativitas masyarakat setempat.





Kolaborasi antara unsur budaya dan inovasi diharapkan mampu melahirkan produk fashion yang tidak hanya menarik dari sisi desain, tetapi juga memiliki nilai tambah yang mampu meningkatkan daya saing produk daerah.





Selain itu, ia berharap workshop yang akan dilaksanakan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada pelaku usaha fashion. Materi yang diharapkan mencakup pengembangan desain, peningkatan mutu produk, penguatan identitas merek, hingga strategi memperluas pemasaran.





Di sisi lain, tim Direktorat Fashion Kemenekraf juga melakukan peninjauan terhadap berbagai potensi yang dimiliki Kota Padang Panjang sebagai lokasi penyelenggaraan workshop.





Survei tersebut meliputi sejumlah aspek penting, mulai dari dukungan Pemerintah Daerah, keberadaan komunitas dan pelaku ekonomi kreatif, hingga kesiapan sarana serta prasarana yang dapat menunjang pelaksanaan kegiatan.





Hasil dari peninjauan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Kemenekraf dalam memastikan seluruh rangkaian Program Workshop Pengembangan Sektor Fashion dapat berjalan secara optimal sesuai tujuan yang telah direncanakan.





Program ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara desainer, pelaku usaha fashion, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.





Melalui workshop tersebut, diharapkan lahir lebih banyak pelaku fashion yang inovatif, mampu mengembangkan produk berbasis budaya lokal, sekaligus menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X