120 Pengelola Perpustakaan di Pasaman Barat Ikuti Sosialisasi Akreditasi 2026, Siap Tingkatkan Standar Layanan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 4 Agustus 2026 | 12:09 WIB
Sebanyak 120 pengelola perpustakaan sekolah dan perpustakaan nagari di Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat. (Foto: Pemkab Pasbar)
Sebanyak 120 pengelola perpustakaan sekolah dan perpustakaan nagari di Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat. (Foto: Pemkab Pasbar)


Sumbardaily.com - Sebanyak 120 pengelola perpustakaan sekolah dan perpustakaan nagari di Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat.





Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Agustus 2026, di Gedung Layanan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat.





Mengusung tema "Perpustakaan Berkualitas melalui Akreditasi", kegiatan itu difokuskan untuk meningkatkan kesiapan perpustakaan dalam memenuhi standar nasional sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui proses akreditasi.





Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai ketentuan yang menjadi dasar dalam pelaksanaan akreditasi perpustakaan. Selain itu, sosialisasi juga menjadi wadah bagi pengelola perpustakaan untuk memahami langkah-langkah yang harus dipenuhi agar perpustakaan yang mereka kelola memenuhi standar nasional perpustakaan.





Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat, Muharram, mengatakan bahwa penyelenggaraan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong perpustakaan agar memenuhi standar nasional yang telah ditetapkan.





"Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai standar nasional perpustakaan, tetapi juga membantu pengelola melakukan penilaian mandiri terhadap kondisi perpustakaan, meningkatkan kesiapan menghadapi akreditasi, serta menjadi sarana berbagi pengalaman bersama para asesor," ujarnya.





Menurut Muharram, peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari berbagai unsur yang berkaitan dengan pengelolaan perpustakaan. Mereka terdiri atas tenaga perpustakaan sekolah, pengelola perpustakaan nagari, kepala sekolah, hingga wali nagari yang berasal dari perpustakaan yang belum pernah mengikuti proses akreditasi.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X