Ia menegaskan, keterlambatan pasokan BBM yang terjadi bukan karena adanya kekurangan stok atau kelangkaan BBM, melainkan akibat hambatan distribusi di jalur transportasi tersebut.
"Nah ini contoh truk Pertamina yang lewat ini. Inilah yang menyebabkan BBM kita menjadi terlambat masuk ke SPBU. Jadi, bukan kelangkaan, tapi keterlambatan distribusi BBM," ujarnya.
Sementara itu, rehabilitasi Jembatan Jaruai yang berada di ruas Jalan Nasional Padang-Bengkulu terus menunjukkan perkembangan. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu titik penting dalam mendukung kelancaran arus kendaraan, termasuk distribusi logistik dan energi.
Berdasarkan informasi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui unggahan di akun Instagram resminya, progres pekerjaan rehabilitasi Jembatan Jaruai hingga Senin (13/7/2026) telah mencapai 66 persen.
Saat ini, pekerjaan memasuki tahapan penulangan dan pengecoran lantai jembatan. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam penyelesaian struktur utama jembatan.
BPJN Sumbar menyampaikan bahwa pengerjaan terus dipercepat agar rehabilitasi Jembatan Jeruai dapat selesai lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Namun, percepatan pekerjaan tetap dilakukan dengan memperhatikan kualitas konstruksi serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja.
"Berikut kami sampaikan informasi terkini mengenai rehabilitasi Jembatan Jaruai yang berada di Ruas Jalan Nasional Bukit Putus-Batas Kota Padang," tulis BPJN Sumbar melalui akun Instagram resminya, dikutip Rabu (15/7/2026).
BPJN Sumbar juga menjelaskan bahwa tahapan pekerjaan yang sedang berjalan berupa penulangan dan pengecoran lantai jembatan yang ditargetkan rampung dalam pekan tersebut.