Sumbardaily.com - Pemerintah Kota Padang Panjang terus mengintensifkan langkah pencegahan munculnya kasus stunting baru melalui penyelenggaraan Pekan Zero New Stunting. Program ini menjadi salah satu strategi daerah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan melibatkan ibu hamil, ibu yang memiliki balita, hingga kalangan remaja.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Mifan tersebut mengangkat tema "Bahagia Ibu Hamilnya, Ceria Balitanya, Cerah Masa Depannya". Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mengedepankan edukasi, penguatan layanan kesehatan, serta kolaborasi lintas sektor sebagai upaya mencegah lahirnya kasus stunting baru.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengatakan, persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik anak, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia yang akan menentukan masa depan daerah maupun bangsa.
Menurutnya, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat agar target Zero New Stunting dapat tercapai.
"Pencegahan stunting harus menjadi perhatian bersama. Upaya ini tidak bisa dimulai saat anak lahir saja, tetapi sejak remaja, masa kehamilan, hingga periode tumbuh kembang anak. Dengan kerja sama semua pihak, kita optimistis dapat mewujudkan Zero New Stunting di Kota Padang Panjang," ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Selama tiga hari pelaksanaan, Pekan Zero New Stunting diikuti oleh ibu hamil, ibu yang memiliki balita, serta remaja tingkat SMP dan SMA/sederajat.
Peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan upaya pencegahan stunting. Materi tersebut meliputi pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, penerapan pola asuh yang tepat, hingga edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari langkah pencegahan sejak usia remaja.