Sumbar Ajukan Pengembangan Teluk Tapang, Kereta Api, dan Energi Bersih

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 24 Juli 2026 | 12:04 WIB
 Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, saat beraudiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, di Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Pemprov Sumbar)
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, saat beraudiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, di Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Foto: Pemprov Sumbar)


Sumbardaily.com - Pelabuhan Teluk Tapang di Kabupaten Pasaman Barat diusulkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui pengembangan Kawasan Kota Pelabuhan Industri Hijau Cerdas atau Smart Green Industrial Port City.





Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mengintegrasikan pelabuhan modern dengan industri hilirisasi sehingga mampu memperkuat investasi, logistik, dan daya saing ekonomi Sumatera Barat.





Usulan tersebut menjadi salah satu dari tiga program strategis yang disampaikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, saat beraudiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, di Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/7/2026).





Selain pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang, dua usulan lain yang diajukan adalah percepatan reaktivasi jaringan kereta api dan pengembangan energi baru terbarukan.





Pengembangan Teluk Tapang menjadi prioritas karena dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis industri hilirisasi. Kawasan tersebut dirancang sebagai kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan modern sehingga mampu memperkuat aktivitas logistik dan menarik investasi ke Sumbar.





"Sumatera Barat memiliki posisi strategis di pantai barat Sumatera. Pengembangan Teluk Tapang akan menjadi pintu masuk investasi sekaligus pusat logistik dan industri yang mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam daerah," kata Mahyeldi.





Menurutnya, kawasan tersebut direncanakan menjadi lokasi pengembangan sejumlah industri strategis. Beberapa sektor yang dipersiapkan meliputi kilang minyak (oil refinery) dan industri biodiesel berbasis minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X