Selama pembahasan berlangsung, para peserta juga mengakui bahwa proses membawa hasil penelitian menuju pasar industri masih menghadapi berbagai kendala. Tantangan tersebut mencakup aspek birokrasi hingga mekanisme pasar yang dinilai cukup kompleks.
Meski demikian, para wakil rektor yang tergabung dalam Forum BKS PTN Barat menyatakan komitmennya untuk menjadikan forum tersebut sebagai penggerak percepatan hilirisasi riset sehingga kolaborasi antarkampus mampu menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi pembangunan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, seluruh delegasi dijadwalkan mengikuti kunjungan lapangan ke PT Crown dan Laboratorium Inovasi Fakultas Kedokteran Unand.
Kunjungan tersebut bertujuan memberikan gambaran langsung mengenai praktik hilirisasi riset yang telah diterapkan pada bidang industri maupun riset medis, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan kerja sama di berbagai perguruan tinggi negeri di Wilayah Barat Indonesia. (*)