345 Mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Ditantang Hidupkan Smart Surau di Padang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 21 Juli 2026 | 17:23 WIB
Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, secara resmi melepas 345 mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota, Senin (20/7/2026). Mahasiswa akan menjalankan KKN selama satu bulan di Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah dengan mendukung Program Smart Surau. (Dok. Prokopim)
Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, secara resmi melepas 345 mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota, Senin (20/7/2026). Mahasiswa akan menjalankan KKN selama satu bulan di Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah dengan mendukung Program Smart Surau. (Dok. Prokopim)


Sumbardaily.com - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang tahun 2026 tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan pengabdian masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat salah satu program unggulan (Progul) Pemerintah Kota (Pemko) Padang.





Sebanyak 345 mahasiswa yang diterjunkan ke tengah masyarakat diminta mengambil peran dalam menghidupkan kembali aktivitas kepemudaan berbasis masjid melalui Program Smart Surau.





Pesan tersebut menjadi perhatian utama dalam pelepasan mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (20/7/2026) siang.





Menurut Maigus Nasir, percepatan pembangunan Kota Padang tidak dapat hanya mengandalkan kerja pemerintah. Sinergi dengan berbagai elemen, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa, dinilai menjadi faktor penting untuk mendorong terwujudnya kota yang maju dan sejahtera.





Karena itu, mahasiswa KKN didorong agar tidak hanya menjalankan program pengabdian rutin, melainkan menyelaraskan seluruh kegiatan mereka dengan Progul Pemko Padang, yakni Smart Surau.





Dalam arahannya, Maigus Nasir berharap para mahasiswa mampu memetakan potensi masjid di wilayah pengabdian sekaligus membangun kembali aktivitas generasi muda melalui pembentukan Remaja Masjid Reborn.





Langkah tersebut diharapkan mampu menjadikan rumah ibadah sebagai pusat pembinaan karakter, kreativitas, sekaligus ruang pengembangan potensi anak muda.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X