Jalan Payakumbuh-Sitangkai Kini Mulus, Warga Akhiri Penantian 10 Tahun Berkat Program IJD

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 20 Juli 2026 | 09:05 WIB
Ruas Jalan Batas Kota Payakumbuh-Sitangkai kini menghadirkan perubahan besar bagi masyarakat setelah ditingkatkan melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).  (Foto: BPJN Sumbar)
Ruas Jalan Batas Kota Payakumbuh-Sitangkai kini menghadirkan perubahan besar bagi masyarakat setelah ditingkatkan melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). (Foto: BPJN Sumbar)


Sumbardaily.com - Ruas Jalan Batas Kota Payakumbuh-Sitangkai kini menghadirkan perubahan besar bagi masyarakat setelah ditingkatkan melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).





Perbaikan infrastruktur tersebut tidak hanya membuat perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman, tetapi juga mempercepat aktivitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antardaerah.





Hal itu disampaikan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui unggahan di akun Instagram resminya yang dikutip Senin (20/7/2026). Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa sebuah jalan tidak sekadar menjadi penghubung antara dua lokasi, melainkan juga menjadi akses yang menghubungkan berbagai aktivitas, peluang ekonomi, hingga harapan masyarakat.





BPJN Sumbar menyebutkan peningkatan kualitas jalan melalui Program IJD merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu realisasinya dilakukan pada Ruas Batas Kota Payakumbuh-Sitangkai yang kini memberikan akses yang lebih aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat.





Melalui narasi video yang diunggah, dijelaskan bahwa sebelum dilakukan penanganan, perjalanan di ruas tersebut tidak selalu mudah. Kondisi jalan membuat waktu tempuh menjadi lebih lama, pengguna jalan harus lebih berhati-hati, dan masyarakat terus berharap adanya perbaikan infrastruktur.





Wali Nagari Tanjung Gadang, Zamhar, mengungkapkan masyarakat telah merasakan kondisi jalan yang kurang layak selama bertahun-tahun.





"Selama lebih kurang 10 tahun masyarakat kami memang sangat merasakan jalan ini tidak layak untuk dilalui oleh kendaraan," ujar Zamhar.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X