"Meski kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu," ucapnya.
Selain menghanguskan satu unit rumah, kebakaran tersebut juga berpotensi mengancam kawasan permukiman yang cukup padat.
"Sedikitnya delapan bangunan rumah berada dalam risiko terdampak apabila api tidak segera dikendalikan. Luas area yang berpotensi terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi," ungkapnya.
Proses pemadaman turut menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Petugas harus bekerja di tengah akses jalan yang sempit, kondisi lingkungan yang padat permukiman, serta banyaknya masyarakat yang memadati lokasi kejadian.
Meski demikian, proses pemadaman dapat berlangsung dengan baik berkat koordinasi seluruh unsur yang terlibat. Selain personel Dinas Damkar Kota Padang, penanganan kebakaran juga melibatkan unsur Kepolisian, TNI, dan PMI.
"Dinas Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui layanan darurat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan," tuturnya. (*)