Riset Mahasiswa Unand di Jepang Hasilkan Prototipe AI untuk Deteksi Gangguan Pita Suara

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:09 WIB
Mahasiswa Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UNAND, Rayhan Habibi, yang berhasil mengembangkan prototipe sistem diagnosis berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) selama mengikuti program akademik di Ibaraki University, Jepang. (Foto: Unand)
Mahasiswa Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UNAND, Rayhan Habibi, yang berhasil mengembangkan prototipe sistem diagnosis berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) selama mengikuti program akademik di Ibaraki University, Jepang. (Foto: Unand)


Sumbardaily.com - Komitmen Universitas Andalas (Unand) dalam memperkuat kolaborasi akademik di tingkat internasional kembali diwujudkan melalui keterlibatan mahasiswanya dalam program riset luar negeri.





Salah satu capaian terbaru datang dari mahasiswa Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Unand, Rayhan Habibi, yang berhasil mengembangkan prototipe sistem diagnosis berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) selama mengikuti program akademik di Ibaraki University, Jepang.





Program kunjungan akademik dan budaya tersebut berlangsung selama 17 hari, dimulai pada 19 Mei. Dalam kegiatan itu, Rayhan bergabung di Electromagnetic Wave System Laboratory dengan bimbingan Takeda Sensei untuk mengikuti berbagai aktivitas penelitian sekaligus pengembangan kompetensi akademik.





Selama berada di laboratorium tersebut, Rayhan mengerjakan penelitian yang berfokus pada penerapan teknologi AI dalam bidang digital signal processing. Penelitian itu menghasilkan sebuah prototipe sistem diagnosis berbasis web yang memanfaatkan arsitektur Multi-Layer Perceptron (MLP).





Sistem yang dikembangkan dirancang untuk mengidentifikasi kondisi pita suara normal maupun patologis secara non-invasif melalui analisis sinyal suara. Berdasarkan hasil pengujian awal, teknologi tersebut mampu mencatat tingkat spesifisitas diagnosis sebesar 85 persen.





Capaian tersebut menunjukkan potensi sistem sebagai salah satu teknologi pendukung dalam proses deteksi dini terhadap gangguan pita suara.





Selain menjalankan aktivitas penelitian, Rayhan juga mengikuti berbagai agenda akademik selama berada di Ibaraki University. Ia mempresentasikan rencana studi replikasi beserta hasil penelitian yang telah dilakukan di hadapan dosen dan peneliti di laboratorium tersebut.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X