Salah seorang penyintas, Murni Ernita, warga RT 03, RW 01 Kelurahan Lambung Bukit, mengisahkan beratnya perjalanan hidup yang harus dijalaninya setelah rumah miliknya rusak akibat berada tepat di dekat aliran sungai yang meluap saat banjir bandang melanda kawasan tersebut.
"Dulu saat bencana terjadi, kami harus mengungsi ke SD 05, musala, lalu ke SD 02. Sebelum akhirnya bisa pindah ke Hunsela ini, hidup kami tidak menentu dan berpindah-pindah tempat. Sempat menumpang di rumah keluarga dan juga mengontrak rumah," katanya.
Kini, menurut Murni Ernita, kehadiran Hunsela menjadi jawaban atas penantian panjang keluarganya untuk kembali memiliki tempat tinggal yang aman.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan Hunsela yang diberikan oleh para donatur dari Universitas Baiturrahmah, Universitas Andalas, dan juga Pemko Padang. Kami ucapkan terima kasih banyak karena bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami," katanya.
Ungkapan syukur juga disampaikan penyintas lainnya, Siti Rohani. Rumah yang ditempatinya sebelumnya hanyut sepenuhnya terbawa derasnya arus banjir.
Kondisi tersebut membuat keluarganya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengontrak rumah selama menunggu tempat tinggal yang layak.
Kini, setelah mendapatkan satu unit Hunsela, beban tersebut mulai berkurang dan keluarganya dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan Pemko Padang. Alhamdulillah, sekarang saya sudah mendapatkan tempat di Hunsela ini dan tidak perlu mengontrak rumah lagi," ucap Siti Rohani. (*)