Sungai Batang Anai Kembali ke Jalur Semula, Jembatan Darurat Padang Pariaman Difungsikan Lagi

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05 WIB
 Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menuntaskan pekerjaan Normalisasi Sungai Batang Anai di Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam. (Foto: Pemkab Padang Pariaman)
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menuntaskan pekerjaan Normalisasi Sungai Batang Anai di Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam. (Foto: Pemkab Padang Pariaman)



Menurutnya, penggunaan rakit berbahan tong oli bekas memiliki tingkat risiko keselamatan yang tinggi bagi masyarakat. Bahkan, sebelum normalisasi dilakukan, pernah terjadi insiden seorang warga hanyut ketika menyeberang menggunakan rakit tersebut.






"Dengan kembalinya aliran sungai ke bawah jembatan, masyarakat kini dapat beraktivitas dengan lebih aman. Risiko yang selama ini mengancam warga saat melintasi kawasan tersebut dapat ditekan secara signifikan," ujar El Abdes Marsyam dicuplik Kamis (16/7/2026).






Selain mengembalikan fungsi Sungai Batang Anai, pemerintah juga kembali mengoperasikan jembatan darurat sebagai akses sementara bagi masyarakat. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran mobilitas warga sambil menunggu pembangunan infrastruktur permanen.





Untuk meningkatkan aspek keselamatan, terutama pada malam hari, pemerintah berencana menambah lampu penerangan di sekitar jembatan darurat. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat melintasi kawasan itu dengan tingkat keamanan yang lebih baik.





Meski akses telah kembali dibuka, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat melintasi jembatan darurat. Pasalnya, fasilitas tersebut masih bersifat sementara hingga pembangunan jembatan permanen dapat direalisasikan.





Dalam pelaksanaannya, Normalisasi Sungai Batang Anai dilakukan sepanjang hampir 200 meter pada masing-masing sisi sungai. Penataan tersebut diharapkan mampu memperkuat perlindungan kawasan dari potensi perubahan alur sungai di masa mendatang sekaligus menjaga kelancaran mobilitas ribuan warga yang setiap hari bergantung pada akses tersebut.





Rampungnya pekerjaan ini menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Selain mengembalikan fungsi sungai, proyek tersebut juga memastikan masyarakat kembali memperoleh akses transportasi yang lebih aman melalui jalur yang telah dipulihkan. (*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X