"Kami turut berduka atas musibah ini. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban, serta membantu memenuhi kebutuhan mendesak selama proses pemulihan berlangsung," katanya.
Menurutnya, percepatan penyaluran bantuan merupakan bagian dari komitmen Pemko Padang dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan responsif, khususnya ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.
Langkah tersebut sekaligus menjadi implementasi nyata Progul Padang Sigap yang menitikberatkan pada penanganan cepat terhadap berbagai kejadian kebencanaan.
Tidak hanya memastikan bantuan tersalurkan kepada korban, Pemko Padang juga menaruh perhatian terhadap upaya mitigasi agar risiko kebakaran dapat diminimalkan.
Maigus Nasir mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh arus pendek listrik.
"Penggunaan stop kontak atau colokan listrik secara berlebihan dapat menyebabkan panas pada instalasi kabel sehingga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah munculnya musibah serupa," katanya.
Selain mengimbau masyarakat, Maigus Nasir juga mendorong adanya penguatan kesiapsiagaan di tingkat lingkungan melalui penyediaan sarana pemadaman awal.
"Sebagai langkah pencegahan, kami berharap Dinas Pemadam Kebakaran bersama aparatur pemerintah kecamatan dan kelurahan dapat menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR) di titik-titik strategis. Sehingga masyarakat dapat melakukan penanganan awal sebelum armada pemadam tiba di lokasi," ucapnya.