Program Umrah ParagonCorp mulai dijalankan pada 2017 dan diperuntukkan bagi karyawan yang telah memiliki masa kerja minimal tujuh tahun. Kebijakan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan perjalanan panjang para Paragonian selama menjadi bagian dari perusahaan.
Penetapan masa kerja tujuh tahun bukan dipilih secara acak. Sebelum program dilaksanakan, ParagonCorp melakukan pemetaan terhadap masa kerja seluruh karyawan melalui tim Human Resources (HR) untuk menentukan waktu yang memungkinkan kesempatan tersebut dapat dirasakan oleh lebih banyak Paragonian.
Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, mengatakan hasil pemetaan menunjukkan bahwa masa kerja tujuh tahun merupakan titik yang paling sesuai.
"Waktu itu Ibu Nur menyebut angka tujuh tahun. Setelah dilakukan pemetaan masa kerja oleh tim HR, ternyata pas, tujuh tahun menjadi titik terbanyak masa kerja Paragonian saat itu," ujar Astri Wahyuni.
Melalui pendekatan tersebut, perusahaan merancang Program Umrah ParagonCorp agar dapat dinikmati secara inklusif oleh seluruh karyawan tanpa membedakan jabatan maupun fungsi pekerjaan. Kesempatan mengikuti program diberikan kepada berbagai lini pekerjaan, mulai dari Beauty Advisor, operator produksi, tenaga pendukung operasional, staf kantor hingga jajaran manajemen.
Sejak diluncurkan pada 2017, program tersebut telah mengantarkan lebih dari 5.000 peserta untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci. Menurut perusahaan, program ini tidak hanya dimaksudkan sebagai penghargaan atas masa kerja, tetapi juga sebagai pengalaman yang memiliki makna bagi kehidupan setiap Paragonian.
Melalui perjalanan spiritual tersebut, ParagonCorp berharap para peserta dapat kembali dengan semangat baru, karakter yang semakin matang, serta memiliki dorongan lebih besar untuk memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan, maupun masyarakat.
Astri Wahyuni menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan selalu berjalan beriringan dengan pertumbuhan setiap individu yang menjadi bagian dari ParagonCorp.