Pasaman Barat Susun Dokumen RPB 2027–2031 untuk Hadapi Sembilan Potensi Bencana

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 14 Juli 2026 | 17:08 WIB
FGD berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (13/7/2026). (Foto: Pemkab Pasbar)
FGD berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (13/7/2026). (Foto: Pemkab Pasbar)


Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mulai menyusun Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2027–2031 sebagai pedoman utama dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di daerah.





Dokumen tersebut disiapkan untuk memperkuat kapasitas daerah sekaligus menjadi arah kebijakan penanggulangan bencana selama lima tahun mendatang.





Penyusunan Dokumen RPB Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2027–2031 diawali melalui Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menghimpun data, masukan, serta menyamakan komitmen dalam merancang strategi penanggulangan bencana yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah.





FGD berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dengan Pusat Kajian Kebencanaan Universitas Negeri Padang (UNP).





Forum itu dihadiri berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya, perwakilan Kejaksaan Negeri, Polres Pasaman Barat, akademisi UNP yang dipimpin Prof. Gusnardi, organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, PMI, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga insan media.





Dalam sambutan Bupati Pasaman Barat Yulianto yang dibacakan Asisten I Sekretariat Daerah sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Barat, Setia Bakti, ditegaskan bahwa penyusunan RPB merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.





Menurutnya, karakteristik geografis Pasaman Barat yang terdiri atas wilayah dataran, perbukitan, pegunungan, pesisir pantai, hingga pulau-pulau kecil membuat daerah tersebut memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi. Kondisi tersebut membutuhkan perencanaan yang matang, terarah, dan terintegrasi.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X