Melalui proyek ini, pemerintah menargetkan terciptanya jalur Sitinjau Lauik yang lebih aman, nyaman, andal, sekaligus mampu meningkatkan konektivitas antardaerah di Sumatera Barat.
Berdasarkan data yang disampaikan BPJN Sumbar, hingga 30 Juni 2026 progres pekerjaan telah mencapai 22,161 persen. Pekerjaan yang sedang dilaksanakan meliputi pembangunan jalan utama, pembangunan jembatan, pembangunan jalan inspeksi, serta pemeliharaan jalan eksisting.
Pada desain Flyover Panorama I, struktur utama yang direncanakan terdiri atas empat jembatan dan lima ruas at grade atau jalan yang berada di atas permukaan tanah. Infrastruktur tersebut akan menghubungkan jalur utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Solok.
Proyek pembangunan Flyover Sitinjau Lauik dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat yang berada di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum.
Selain menyampaikan perkembangan proyek melalui Instagram, BPJN Sumbar juga menyediakan berbagai informasi resmi melalui situs binamarga.pu.go.id/balai-sumbar. Masyarakat juga dapat mengikuti perkembangan proyek melalui kanal YouTube pujalansumbar serta akun TikTok @pu_jalan_sumbar. (*)