Sumbardaily.com - Barang tertinggal saat bepergian menggunakan kereta api menjadi salah satu kejadian yang kerap membuat penumpang panik. Mulai dari telepon genggam, laptop, dompet, dokumen penting hingga uang tunai, seluruh barang tersebut berpotensi hilang apabila tidak segera ditemukan.
Namun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) memastikan setiap barang yang ditemukan mendapat penanganan khusus melalui layanan Lost and Found sehingga dapat dikembalikan kepada pemiliknya.
Komitmen tersebut terus diperkuat KAI Divre II Sumbar, terutama selama periode libur sekolah 2026 yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menggunakan transportasi kereta api.
Selain menjamin keselamatan perjalanan, perusahaan juga berupaya memberikan rasa aman kepada pelanggan melalui sistem penanganan barang hilang yang terintegrasi di seluruh stasiun KAI.
Layanan Lost and Found menjadi salah satu bentuk pelayanan yang dioptimalkan untuk membantu pelanggan yang kehilangan atau meninggalkan barang di dalam rangkaian kereta maupun di lingkungan stasiun.
Sistem ini memungkinkan proses pelacakan barang dilakukan secara lebih cepat dan terhubung antarstasiun.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, layanan tersebut telah membantu banyak pelanggan mendapatkan kembali barang-barang berharganya.