Melalui komunikasi yang terbuka dan koordinasi lintas unit yang semakin solid, implementasi budaya keselamatan diharapkan dapat berlangsung lebih konsisten di seluruh wilayah kerja KAI Divre II Sumbar.
Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab mengatakan bahwa pelaksanaan Safety Committee secara berkala merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) terhadap sistem manajemen keselamatan.
“Safety Committee bukan hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen seluruh insan KAI dalam menjadikan keselamatan sebagai budaya kerja. Keselamatan merupakan fondasi utama dalam menjaga keandalan operasional serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api,” ujarnya.
Ia menjelaskan, KAI akan terus mendorong keterlibatan aktif seluruh pekerja dalam mengimplementasikan prinsip keselamatan di setiap lini operasional.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kompetensi, penguatan komunikasi yang efektif, serta pengawasan yang dilaksanakan secara berkesinambungan.
Menurut Reza, budaya keselamatan hanya dapat terbangun apabila seluruh unsur perusahaan memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan setiap prosedur kerja secara disiplin dan bertanggung jawab.
“Melalui koordinasi yang kuat, komunikasi yang terbuka, dan komitmen bersama, kami optimistis budaya keselamatan di lingkungan KAI Divre II Sumbar akan semakin kokoh. Dengan demikian, kami dapat terus menghadirkan layanan transportasi kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan andal bagi seluruh masyarakat,” imbuhnya. (*)