"Saat ini kondisi jalan sudah kembali menghitam dan progres pekerjaan telah mencapai di atas 90 persen. Tinggal penyelesaian beberapa item pekerjaan agar hasilnya benar-benar sesuai spesifikasi teknis," jelasnya.
Perbaikan ruas jalan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Dharmasraya atas terealisasinya pembangunan jalan yang selama ini menjadi harapan warga.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi jalan sebelumnya cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Ketika musim kemarau, debu yang beterbangan mengganggu warga dan pelaku usaha. Sebaliknya, saat musim hujan, genangan air di badan jalan kerap membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
"Selama ini masyarakat sangat mendambakan perbaikan jalan ini. Ketika musim kemarau, debu yang ditimbulkan sangat mengganggu aktivitas warga dan pelaku usaha. Sebaliknya, saat musim hujan banyak genangan air yang membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Alhamdulillah, kini jalan sudah jauh lebih baik dan nyaman dilalui," ujar Ali Amran.
Menurutnya, keberadaan Jalan Simpang Koto Agung–Blok C Sitiung I memiliki posisi yang sangat strategis karena menghubungkan kawasan permukiman dengan Blok B Sitiung I yang merupakan salah satu pusat perdagangan dan aktivitas ekonomi paling ramai di Kecamatan Sitiung.
Ia menilai perbaikan infrastruktur tersebut akan memberikan dampak langsung terhadap kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani beserta jajaran Dinas PUPR yang telah merealisasikan pembangunan ini. Perbaikan jalan ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga akan memperlancar aktivitas perdagangan, distribusi barang, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," tambahnya.
Selain mengerjakan Jalan Simpang Koto Agung–Blok C Sitiung I, Pemkab Dharmasraya juga tengah melaksanakan rehabilitasi sejumlah ruas jalan lainnya. Di antaranya Jalan samping gedung lama RSUD Sungai Dareh sepanjang 900 meter, Jalan Pulau Punjung–Lubuk Bulang sepanjang 6,2 kilometer, serta Jalan Sungai Rumbai–Blok D Sitiung II sepanjang 1,3 kilometer.