Meski cuaca di lokasi dilaporkan dalam kondisi cerah, proses pencarian pada malam hari sempat mengalami kendala karena terbatasnya jarak pandang petugas.
Namun demikian, operasi tetap dapat berjalan berkat dukungan berbagai peralatan utama yang digunakan, mulai dari Rescue Car, perahu karet (LCR + Mopel), hingga perlengkapan medis, peralatan komunikasi, dan perlengkapan SAR air yang menunjang proses pencarian maupun evakuasi.
Operasi SAR Diusulkan Ditutup
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi diusulkan untuk dihentikan. Seluruh personel dari berbagai instansi yang sebelumnya terlibat dalam operasi dikembalikan ke kesatuan masing-masing setelah pelaksanaan evaluasi akhir.
"Setelah korban dievakuasi, kami melaksanakan debriefing pada pukul 01.15 WIB. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur gabungan dan masyarakat yang telah bahu-membahu dalam operasi ini. Dengan ini, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup," kata Hendri.
Sebelumnya, berdasarkan data kronologi, Rafi Rapa Maulana dilaporkan hilang pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban sedang mandi di Pantai Gasan Gadang. Saat berada di kawasan pantai, ombak besar datang secara tiba-tiba hingga menyapu tubuh korban dan menyeretnya ke tengah laut.
Peristiwa tersebut memicu operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur SAR gabungan. Setelah pencarian berlangsung secara intensif, korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian perkara, sekaligus mengakhiri seluruh rangkaian operasi pencarian di Pantai Gasan Gadang, Padang Pariaman. (*)