Berbagai kegiatan pendukung yang telah digelar meliputi Bandagala atau Bandar Dagang Laut, Bazar UMKM dan Ekraf, Pemilihan Cik Uniang Cik Ajo Duta Wisata Kota Pariaman, pertunjukan seni dan budaya, penampilan multietnis seperti Reog Ponorogo dan Kuda Lumping, pemutaran film, Festival Maantaan Sumbareh, Opera atau Objek Permainan Rakyat, senam dan Zumba bersama, hingga aksi donor darah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, mengatakan penyelenggaraan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam menjaga kelestarian warisan budaya sekaligus mendorong perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Keberhasilan penyelenggaraan event ini tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, Tuo Tabuik, pelaku seni budaya, pelaku UMKM, serta berbagai pihak yang terlibat dalam setiap rangkaian kegiatan," ujar Ferialdi saat memberikan keterangan kepada Tim Media Center Kota Pariaman, Jumat (26/6/2026).
Melalui penyelenggaraan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 yang menjadi bagian dari 125 Karisma Event Nusantara, Pemerintah Kota Pariaman berharap kunjungan wisatawan terus meningkat, promosi budaya daerah semakin luas, dan manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh masyarakat.
Pemerintah Kota Pariaman juga mengajak masyarakat serta wisatawan yang hadir untuk bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama puncak perayaan berlangsung agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar. (*)