Pelatih kontingen, Salmi, menilai capaian tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang dijalani secara disiplin dan penuh kerja keras. Menurutnya, keberhasilan di Sawahlunto tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari pengalaman bertanding yang diperoleh para atlet.
"Target kami bukan hanya medali, tetapi juga membentuk mental juara dan menambah pengalaman bertanding. Raihan ini menjadi modal penting untuk kejuaraan berikutnya," kata Salmi.
Sebelum bertolak menuju Sawahlunto, kontingen Shorinji Kempo Pasaman Barat terlebih dahulu dilepas oleh Sekretaris Umum Shorinji Kempo Pasaman Barat, Yudhinal Reviola. Dalam kejuaraan tersebut, enam atlet mendapat pendampingan langsung dari Salmi sebagai pelatih.
Keikutsertaan Pasaman Barat pada Kejurnaswil Piala Ketua Umum Perkemi Sumatera Barat 2026 menjadi bagian dari program pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan.
Raihan empat medali dan posisi sembilan besar diharapkan mampu menjadi dorongan bagi generasi muda untuk menekuni olahraga bela diri, sekaligus memperkuat citra Kabupaten Pasaman Barat sebagai daerah yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di cabang olahraga Shorinji Kempo.