Program Bedah Rumah Baznas Solok Selatan Bantu 28 Mustahik, Kuota Bertambah Juli 2026

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB
 Sebanyak 28 keluarga di Kabupaten Solok Selatan memperoleh bantuan program bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Solok Selatan.  (Foto: Pemkab Solsel)
Sebanyak 28 keluarga di Kabupaten Solok Selatan memperoleh bantuan program bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Solok Selatan. (Foto: Pemkab Solsel)


Sumbardaily.com - Sebanyak 28 keluarga di Kabupaten Solok Selatan memperoleh bantuan program bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Solok Selatan. Pemerintah Kabupaten berharap program tersebut tidak hanya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi para mustahik, tetapi juga menjadi keberkahan bagi para muzakki yang menunaikan zakat melalui Baznas Solok Selatan.





Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi meninjau secara langsung progres pembangunan rumah penerima bantuan di Kecamatan Sungai Pagu dan Kecamatan Pauh Duo, Jumat (26/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, dia memastikan proses pembangunan berjalan sesuai harapan serta rumah yang dibangun nantinya benar-benar siap dihuni oleh para penerima manfaat.





Menurut Yulian, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan pembangunan rumah berlangsung dengan baik berkat semangat gotong royong masyarakat yang ikut terlibat dalam proses pengerjaan. Selain dukungan warga, pembangunan juga dibantu oleh personel Komando Daerah Angkatan Laut II (Kodaeral II) Padang.






"Dari hasil kunjungan ke beberapa rumah yang sedang dalam tahap pembangunan, alhamdulillah proses ini berjalan dengan baik. Setelah kami tanya kepada seluruh penerima manfaat, semuanya berjalan dengan swadaya masyarakat," kata Yulian.






Selain mengecek progres pembangunan, Wakil Bupati juga memberikan perhatian terhadap kelengkapan fasilitas dasar yang harus tersedia di setiap rumah. Ia menegaskan setiap rumah wajib memiliki jamban yang layak serta sambungan listrik yang nantinya akan diupayakan bersama berbagai pihak agar rumah benar-benar siap ditempati.





Program ini menyasar rumah-rumah yang masuk kategori rumah tidak layak huni (RTLH). Kondisinya beragam, mulai dari gubuk sederhana yang dihuni keluarga dalam kondisi padat hingga rumah yang rusak akibat kebakaran. Melalui bantuan tersebut, para penerima diharapkan dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.





Setiap unit rumah memperoleh alokasi dana sebesar Rp30 juta. Dari jumlah tersebut, Rp5 juta digunakan sebagai upah pekerja, sedangkan sisanya dialokasikan untuk pembelian material bangunan yang pengelolaannya dikoordinasikan oleh pihak nagari.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X