Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam bersama Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia melakukan peninjauan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Inang Sari di kawasan Padang Tongga, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Rabu (24/6/2026).
Peninjauan ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus mendukung pengembangan berbagai fasilitas strategis di Kabupaten Agam.
Kawasan eks HGU PT Inang Sari tersebut direncanakan menjadi lokasi pembangunan sejumlah infrastruktur penting yang akan menunjang kebutuhan masyarakat. Selain hunian tetap bagi korban bencana, kawasan ini juga diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Markas Yonif TP 897/Singgalang, Sekolah Rakyat, serta berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial lainnya.
Kunjungan diawali dengan sarapan bersama di Rumah Dinas Wakil Bupati Agam yang disambut langsung Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal. Setelah itu, rombongan bergerak menuju lokasi peninjauan dengan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Mhd Lutfi AR, jajaran Pemkab Agam, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Agam, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sumatera Barat, serta unsur ninik mamak Nagari Manggopoh.
Rombongan Kedeputian III KSP RI dipimpin oleh Irhash Ahmady bersama tim teknis yang terdiri dari Ridho Ruzika, Fahrul Fajar, Hendri Kurnia dan sejumlah anggota lainnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi AR, menjelaskan bahwa peninjauan lapangan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan hunian tetap bagi masyarakat yang terdampak bencana pada tahun 2025 lalu.
"Kami berharap proses penyelesaian administrasi dan pembangunan dapat segera terealisasi sehingga masyarakat yang saat ini masih berada di hunian sementara dapat segera menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman," ujarnya.