"Ini adalah bentuk cinta kami kepada anak-anak Padang Panjang. Insyaallah pada Juli dan Agustus mendatang, TP PKK bersama Indo Jalito Peduli akan kembali menggelar khitanan massal dengan jumlah peserta yang lebih banyak," tuturnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak yang memperoleh manfaat dari program sosial tersebut.
Di sisi lain, Ketua Baznas Kota Padang Panjang, Novi Hendri, menjelaskan bahwa para peserta tidak hanya mendapatkan layanan khitan secara cuma-cuma, tetapi juga menerima berbagai bantuan penunjang.
"Hingga hari ini tercatat 130 peserta yang dibagi dalam dua sesi, pagi dan siang. Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat dan anak-anak segera pulih sehingga dapat kembali beraktivitas seperti biasa," katanya.
Selain layanan khitan gratis, setiap peserta juga memperoleh bingkisan berupa baju koko, sarung, sepatu, serta uang transportasi. Bantuan tersebut diberikan untuk menambah manfaat yang diterima peserta dan keluarga mereka.
Pelaksanaan khitanan massal berlangsung dalam dua sesi, yakni pagi dan siang, guna memastikan seluruh peserta dapat terlayani dengan baik oleh tim medis yang terlibat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli TP PKK Kota Sri Wahyuni Allex, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Pimpinan Bank Nagari Syariah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui kolaborasi berbagai unsur pemerintah, organisasi profesi, dan lembaga sosial, khitanan massal ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Kota Padang Panjang. (*)