Yuspardi menjelaskan, penerima Beasiswa Binaan akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan hingga semester delapan. Namun, bantuan tersebut diberikan dengan syarat penerima mampu menjaga prestasi akademiknya selama masa perkuliahan.
“Bagi calon mahasiswa yang lolos seleksi akan ditanggung biaya semester hingga semester delapan dengan catatan nilai IPK tetap stabil,” tambahnya.
Ketentuan tersebut diharapkan dapat mendorong para penerima beasiswa untuk terus menjaga kualitas akademik sekaligus memanfaatkan kesempatan yang diberikan secara maksimal.
Upaya Memutus Mata Rantai Kemiskinan
Melalui Program Beasiswa Binaan, Baznas Kota Padang berharap semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi tanpa harus terbebani persoalan biaya.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. Dengan semakin banyak generasi muda yang memperoleh akses pendidikan tinggi, peluang untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga di masa depan diharapkan semakin terbuka.
Baznas Padang menilai pendidikan merupakan salah satu instrumen paling efektif dalam menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan. Karena itu, program beasiswa ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah.
Dengan dibukanya pendaftaran Beasiswa Binaan ini, mahasiswa kurang mampu di Kota Padang kini memiliki peluang lebih besar untuk menyelesaikan pendidikan tinggi dan meraih cita-cita mereka tanpa terkendala keterbatasan ekonomi. (*)