Tidak hanya memperkuat posisi penjaga gawang, Semen Padang FC juga melakukan pembenahan pada sektor pertahanan dengan mendatangkan Erwin Gutawa. Pemain kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 6 Juli 1992 itu dikenal sebagai sosok bek yang disiplin, tangguh, dan memiliki karakter permainan yang kuat.
Dengan tinggi badan 175 sentimeter, Erwin memiliki kemampuan bermain di lebih dari satu posisi. Selain sebagai bek tengah, ia juga dapat ditempatkan sebagai bek kanan sesuai kebutuhan tim.
Fleksibilitas tersebut menjadi nilai tambah bagi Semen Padang FC yang membutuhkan pemain berpengalaman untuk memperkuat lini belakang dalam menghadapi kompetisi yang panjang dan kompetitif.
Sepanjang karier profesionalnya, Erwin telah mengoleksi pengalaman bersama sejumlah klub di Indonesia. Ia pernah membela Martapura FC, Madura FC, Sriwijaya FC, PSM Makassar, Borneo FC Samarinda, hingga PSMS Medan.
Pengalaman bermain di berbagai klub tersebut membuat Erwin memiliki pemahaman yang baik mengenai atmosfer kompetisi sepak bola nasional. Tidak hanya itu, saat memperkuat PSM Makassar, ia juga sempat merasakan persaingan di level Asia melalui ajang Piala AFC.
Pengalaman internasional tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan tim dan membantu Semen Padang FC menghadapi tekanan kompetisi sepanjang musim.
Langkah mendatangkan Dikri Yusron dan Erwin Gutawa tidak terlepas dari upaya manajemen dalam melakukan pembenahan skuad. Presiden Klub Semen Padang FC Andre Rosiade bersama jajaran manajemen terus bergerak menyusun tim yang dinilai mampu bersaing secara kompetitif pada musim mendatang.
Kehadiran dua pemain berpengalaman ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas permainan tim, tetapi juga menambah kedalaman skuad yang dibutuhkan untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat.