El Nino Berpotensi Picu Karhutla, Pemkab Pasaman Tingkatkan Pengawasan Hotspot

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 19 Juni 2026 | 12:09 WIB
Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) lintas sektoral yang digelar secara daring guna menyusun strategi pencegahan dan mitigasi sejak dini. (Foto: Pemkab Pasaman)
Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) lintas sektoral yang digelar secara daring guna menyusun strategi pencegahan dan mitigasi sejak dini. (Foto: Pemkab Pasaman)



“Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kita harus meningkatkan kewaspadaan sejak dini. Pengawasan terhadap wilayah rawan karhutla dan titik-titik panas perlu diperketat agar potensi kebakaran dapat dicegah sebelum meluas,” ujar Asrial dikutip laman resmi Jumat (19/6/2026).





Ia menegaskan pentingnya peran BPBD bersama seluruh instansi dan pihak terkait untuk memperkuat pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kebakaran. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan respons cepat apabila ditemukan indikasi munculnya titik api.





Asrial menjelaskan, terdapat beberapa wilayah di Kabupaten Pasaman yang selama ini masuk kategori rawan karhutla. Kawasan tersebut meliputi Kecamatan Mapat Tunggul, Kecamatan Rao Utara, Kecamatan Panti, Kecamatan Dua Koto, serta Kecamatan Mapat Tunggul Selatan.





Karena itu, seluruh pihak diminta meningkatkan pengawasan dan melakukan langkah antisipatif di daerah-daerah tersebut agar risiko kebakaran dapat ditekan sedini mungkin.





Selain penguatan pengawasan, Pemkab Pasaman juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan karhutla. Warga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta menghindari berbagai aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.





Menurut Asrial, keberhasilan pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas dalam menjaga lingkungan.





“Pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kesadaran bersama menjadi kunci utama untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya bencana,” tegasnya.





Melalui koordinasi lintas sektoral yang terus diperkuat, Pemkab Pasaman berharap kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi musim kemarau dapat semakin optimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X